Rindu Hati
25 Oct 2010 Leave a Comment
Sepi kembali merajai hati
Kala dirimu jauh dari sisi
Seperti waktu yang berhenti
Menyemai rindu yang tak terperi
Hening kembali terdengar di ruang ini
Tanpa candamu yang membuat ramai
Membuat aku semakin menyadari
Aku tak mampu menjadi sendiri
Aku disini cuma bisa menanti
Kedatanganmu kembali di sini
Cepatlah kau pulang kembali
Obati rindu dalam hati…
* Lady Vhia
Hari ketiga di bulan Oktober… sepuluh menit menjelang pukul 10 malam… Masih tetap menanti… Kepulangannya dari luar kota… Pfffhhh… I hate to be missing U…
Menaklukkan Puncak
25 Oct 2010 Leave a Comment
Langit gelap menyambut kedatanganku.
Di kota hujan menuju akhir bulan Sembilan.
Menuju puncak melepas letihku.
Penat akan kota yang penuh kemunafikan.
Udara dingin pun langsung memeluk erat.
Merasuk hingga ke dalam tubuhku.
Menerobos lapisan pertahanan yang ku buat.
Meresap hingga ke aliran darahku.
Malam semakin pekat tanpa bintang.
Angin malam pun menampar wajahku yang lelah.
Menjadikannya beku dan memucat.
Laksana mayat hidup tanpa keranda.
Kabut putih pun mulai turun tak sabaran.
Mencumbu bibirku hingga memucat.
Membuat tubuhku menggigil hebat.
Diiringi hujan yang menari dalam gelap.
Ku rentangkan tangan mencoba bersahabat.
Membalas pelukan yang dingin bersahaja.
Dan aku pun semakin percaya…
Aku mampu menaklukkannya…
* Lady Vhia, 28/09/2010
Hasil pertapaan di Puncak Pass 48jam yang lalu… Dan aku mampu menaklukkan dinginnya… Hanya berbekal jaket jeans tipis… Ternyata semua kekuatan untuk melawan rasa yang tak kita kehendaki, ada dalam diri kita sendiri.
Andai Dulu
25 Oct 2010 Leave a Comment
Andai dulu kamu tak singgah dalam sepiku.
Mungkin rasa ini tak akan ada.
Andai dulu kamu tak basuh lukaku.
Mungkin aku masih berjibaku dengan hitam.
Andai dulu kamu tak pernah ucap kata itu.
Mungkin aku takkan pernah berharap.
Andai dulu kamu tak pernah punya mimpi itu.
Mungkin aku takkan pernah terluka.
Namun semua sudah terjadi…
Aku sudah terlanjur tenggelam dalam cinta yang tak pasti.
Menanti… Dan hanya kita yang masih menanti…
Biar aku tetap menunggu dalam rajutan sepi…
#Lady Vhia, 22 September 2010
Menit ke-6 di hari ini… Masih tetap terjaga… Dalam sepi… Menanti… Hanya kita yang tahu kenapa kita harus menanti… Love U, Tuan Hitamku…!!!
Untuk Tuan Hitamku…
25 Oct 2010 Leave a Comment
Mengapa senja berkelana menuju gelap?
Tertatih-tatih tertutup hitam.
Menggayut mimpi yang tak pernah pulang.
Tersangkut temali di tengah jalan.
Mengapa perih tersiram cuka?
Di atas luka yang belum kering.
Terasa sakit tanpa mampu terobati.
Hanya bisa terpendam di jelaga malam.
Hai Tuan Hitamku…
Mengapa angkuh selalu kau pamerkan?
Lukai hati yang penuh harap.
Merosak mimpi yang kian memuncak.
Hai Tuan Hitamku…
Kemana cinta yang pernah kau semaikan?
Kepada diri yang telah banyak terluka.
Menanti cinta yang tak pernah terjawab.
Aku akan tetap menunggumu.
Meski batu kau lemparkan padaku.
Aku akan tetap menantimu.
Meski kau coba mematikan hatiku.
Aku hanya akan menunggu…
Walau tanpa balas sekalipun…
* Lady Vhia, hari pertama di bulan September’10. Special buat seorang Tuan Hitamku… Kamu memang benar2 hitam… •-̶̶•̸Ϟ•̸ ĥǻĥǻĥǻĥǻ•-̶̶•̸Ϟ•̸ … Gak apa2 hitam… Yang penting hatinya jangan yaaaa…!!!
Rapuh…
25 Oct 2010 Leave a Comment
Selama ini ku coba untuk kuat
Selama ini ku coba tuk bertahan
Selama ini ku coba tak melelah
Tapi sekali lagi aku rapuh…
Aku takkan pernah menyerah
Aku tak pula kan meninggalkannya
Tak juga menghentikan langkah
Tapi kali ini aku rapuh…
Ku sematkan mimpiku di langit malam
Ku gantungkan mohonku di bibir senja
Ku layangkan harapku di langit cerah
Dengan sejuta suka cita didalam jiwa
Namun entah kenapa,
Aku masih merasa rapuh…
-Lady Vhia-
2nd of August… Menelusuri malam tanpa makna. Menorehkan berbait kata dalam serpihan rindu. Yang kini terbalut rapuh…
Aku Muak…
25 Oct 2010 Leave a Comment
Aku muak…
Dengan kemunafikan yang ada
Aku muak…
Dengan kesombongan yang meraja
Mengobarkan hati menjadi amarah
Meludahi diri seolah aku nista
Aku muak…
Pada kepura-puraan semata
Aku muak…
Sangat teramat aku muak…
Sayang mereka tak pernah sadari
Bahwa aku muak…
-Lady Vhia -
Pagi dini hari kedua di bulan Agustus… Tidak bisa tidur… Karena tiba-tiba aku muak… :’(
Menunggu
21 Apr 2010 4 Comments
Entah apa yang aku tunggu?
Untuk apa aku menunggu?
Sampai kapan aku menunggu
Tanpa kepastian..
Tanpa harapan..
Yang ada hanyalah
debur emosi yang bertautan
dalam gelap tanpa cahaya
Dan aku hanya bisa menunggu…
Walau ku tahu tak kan pasti…
Dan tetap menunggu…
Menunggu… Mati…
(Coretan iseng tengah malam…)
Menjadi Jauh
23 Mar 2010 Leave a Comment
Semakin dekat… dekat… dan dekat…
Berjalan sesuai dengan yang diinginkan
membuat harap terbang tinggi melayang
Dan sekejap semuanya berbalik
Tak akan ada lagi kata kembali
Walau hati penuh dengan tangis
Luapan emosi yang teramat perih
Kini semuanya menjadi tak mudah
Semakin jauh… jauh… dan jauh…
Membawamu pergi tak peduli harap
Tinggalkan aku dalam gelap malam
Lady Vhia
19 Maret 2010 – 03 : 50 pm Waktu Komputer Kantor
Ucapan Doa
23 Mar 2010 Leave a Comment
Membawamu ke dalam hedonisme tak berbatas
Melalaikan hukum Allah tanpa jera
Yang membuatmu jatuh terjerembab
Menghancurkan tembok-tembok kejayaanmu
Memutar kehidupan ke paling bawah
Merangkak lagi dengan sesal mengikatmu
Membelenggumu dalam sepi yang menyiksa
Kini Kau bangkit lagi, Sahabat!
Kembali menegakkan badan dan kepala
Menyambut sinar surya yang memerah
Dengan segenap semangat dalam jiwa
Sambutlah mimpimu, Sahabat!
Yang telah lama kau ucap dalam doa
Buang semua keburukan di masa lampau
Mulai hari baru yang penuh makna
Doaku selalu untukmu, Sahabat!
Jangan lagi pernah menyerah!
Jangan lagi menjauh dari-Nya!
Raih masa depan dengan istiqomah
Lady Vhia – March 12, 2010 at 10:25am waktu kompi kantor
Selarik madahan yang kubuat spesial untuk seorang sahabat, teman, lawan, kakak, eks-bos, cinta. Special for Him… Congratz ya… Remunerasi semakin besar, tanggung jawab pun semakin besar… Jangan sia-sia kesempatan kedua yang Allah kasih untukmu! Doaku selalu untukmu… Love You…!!!
Aku Cemburu…
23 Mar 2010 Leave a Comment
Aku cemburu bukan karena ingin membuat luka di hatimu.
Aku cemburu bukan karena ingin menyakitimu.
Aku cemburu bukan karena tak ingin mengertimu.
Aku cemburu bukan karena aku ingin memilikimu seutuhnya.
Aku cemburu lantaran hatiku teramat sering tersakiti.
Aku cemburu lantaran terlampau sering cintaku dibagi.
Aku cemburu lantaran asa itu pernah kau selipkan di hatiku.
Aku cemburu lantaran mimpiku kau jatuhkan kembali.
Karena aku bukanlah perempuan-perempuan mulia Rasulullah.
Karena aku bukanlah perempuan yang tak butuh laki-laki.
Karena aku bukanlah perempuan yang berhati baja.
Karena aku hanyalah perempuan biasa yang mencintaimu…
* Lady Vhia, March 1, 2010 at 4:12pm
Terinspirasi oleh status di Fesbuk orang yang aku sayang… Semoga kau mengerti…





New Comments