Aku dan Pinguin Pinkku…
19 Nov 2010 Leave a Comment
in Curhat
Seorang sahabat bertanya padaku, “Kemana bebeknya mas item??”. Aku pun mendadak bingung dengan pertanyaannya. Bebek Mas Item?? Sejak kapan masku itu miara bebek? Ada juga 3 ekor lele dan si tempus yang selalu ngintil kalau ada orang di rumahnya.
Ternyata yang dimaksud adalah boneka pinguin pink hadiah dari salah satu bank atas aplikasi kredit yang diajukannya 1 tahun lebih yang lalu. Dan satu yang paling membuatku bahagia, dia masih ingat bahwa boneka pink itu juga menjadi saksi kebersamaan kami yang indah dulu.
Ya… pinguin pink itu dia berikan waktu aku sedang merasa sedih. Tiba-tiba dia datang membawa boneka itu dan mencoba untuk menghiburku. Dan dia memang jagonya ngebanyol. Akhirnya boneka pinguin pink itu selalu menemaniku kalau aku lagi sedih. Dengan dia juga pastinya.
Sekarang boneka pink itu hanya tergeletak di sebelah bantalku. Hanya berdiri mematung tak mampu menghibur setiap laraku. Hanya mampu berdiam diri setiap aku menangis. Karena sang pemiliknya tidak pernah menghidupkannya kembali.
Ya… bulan-bulan lalu adalah masa terberat dalam hidupku. Terlebih semenjak aku memutuskan untuk resign dari kantor lamaku. Dia menjadi semakin emosian, selalu marah-marah, menganggapku selalu salah. Namun, sungguh hanya doa dan cinta yang tulus yang mampu merubahnya. Dan tak lupa pula semua ini karena campur tangan Allah Yang Mahamembolak-balikkan hati manusia.
Dia kembali lagi seperti dulu. Meski cintanya masih terselimuti egois dan gengsi. Mencoba untuk mengingkari bahwa kami pernah saling cinta. Setidaknya aku masih bisa melihat tawanya yang dulu. Yang selama ini aku rindukan. Gigi gingsulnya yang tersembul setiap kali dia tertawa. Dan juga matanya yang menyipit sehingga kerutan-kerutan di pinggir matanya timbul. Ah… aku begitu merindukan tawa itu. Tawa yang dulu selalu hadir di setiap hari-hariku.
Allah Yang Mahapengasih lagi Mahapenyayang, akankah kebersamaan ini akan berakhir tidak sempurna? Apakah semua mimpi-mimpi yang kugantungkan tinggi di langit malam hanya akan tetap menjadi kelam? Aku tak pernah sanggup membayangkan hidupku tanpa dirinya. Apalagi di tengah kesendirianku saat ini.
Kadang resah dan gelisah selalu menghantuiku setiap malam. Membuatku terjaga sampai larut malam. Memberikan energi negatif pada pikiranku. Melemahkan semua mimpi dan harapku. Namun aku percaya, Allah itu Mahaadil. Seperti yang selalu dikatakannya dulu. Akan ada balasan bagi orang-orang yang mau bersabar di jalan-Nya. Akan ada kebahagiaan di balik setiap tetesan air mata. Akan ada mimpi yang terwujud bila kita percaya pada kekuatan doa.
Aku rindu pinguin pinkku yang dulu. Yang senantiasa menghiburku di setiap malam. Tidak cuma diam, bengong seperti sapi ompong… Mungkin karena aku terlalu lemah sehingga ia meninggalkan ceria. Mungkin karena aku terlalu memaksa, sehingga ia berubah tak lagi bijaksana.
Semoga malam-malam selanjutnya tetap akan ada dia yang senantiasa menghiburku dengan Pinguin Pinkku. Akan kembali juga teman narsisku (kangen pengen foto2 sama kamu lagi kayak dulu). Akan kembali juga cintanya yang seperti dulu.
Aku masih menunggu… Menunggu… Dan cuma kita dan Allah yang tahu…Love U, Mas Itemku…!!!
Lady Vhia
19/11/2010
Coretan iseng malam hari ungkapan isi hatiku untukmu, Tuan Hitamku… Tetap semangat!!! Meski raga kadang terasa lelah…


New Comments