Perjalanan Jiwa

Bila ku pejamkan mata

Sepertinya kamu ada disini

Kau tersenyum penuh rindu

Membuat aku amat bahagia

Namun saat ku tersadar

Kembali sepi rasanya hati

Hingga malamku merenggut pagi

Ku gelisah di lorong kotamu

Apakah kau merasakan

Birunya hatiku di sini

Tanpa kehadiranmu di sisi

Kadang hati bertanya pada rembulan

Masihkah ada harapan cintaku?

Namun di atas sana

Rembulan masih saja membisu

Begitu mungkin perjalanan jiwaku

Sehingga terasa mencekam kalbu

 

 Lady Vhia

 May 11th, 2000

Doa Malam

Di malam yang sunyi

Ku menghadap-Mu Yaa Rabbi…

Ku bersujud memohon

Mengharap perlindungan-Mu

Di atas katifah biru ini

Ku menangis tuangkan resah

Mengharap ketenangan

Dan kedamaian dari-Mu Illahi

Di kelamnya malam

Kembali ku merindu-Mu

Mengharap tuk kembali

Di buaian kasih-Mu

Tuhan…

Ingin ku bersama-Mu

Berada di pangkuan-Mu

Terlelap dalam buaian-Mu

Dan meninggalkan dunia

Yang penuh kemunafikan

 

Lady Vhia

 July 01st, 2000

Disini…

Disini…

Di malam yang kelam ini

Sang merpati terpuruk sendiri

Tanpa ada yang menemani

Disini…

Di sangkar emas ini

Sang merpati meratapi nasib

Tanpa ada seorang yang mengerti

Disini…

Terpuruk lemah sang merpati

Tinggalkan hidup ini

Tanpa ada daya tuk bertahan

Lady Vhia

 July 14th, 2000

Merpati Kecil

Merpati kecil terbang sendiri

Membawa luka di hati

Mencari damai di hati

Tinggalkan dunia nan sepi

Merpati kecil terbang sendiri

Lepaskan rindu di hati

Relakan kasih pergi sendiri

Tuk mencari satu arti

Merpati kecil terbang sendiri

Lupakan lara di hati

Sambut esoknya hari

Yang kan lebih berarti  

 

Lady Vhia

14/07/2000

Menunggu Janji

Kau gores lembar demi lembar hati

Dengan tinta indah berwarna-warni

Yang selalu membuatku rindu

Untuk selalu dekat denganmu

Kini kau telah jauh

Kau bawa semua rinduku

Tuk meraih asamu

Dan kembali padaku

Kan ku tunggu kau di sini

Bersama janji yang kau ucap

Dan biru hati ini

Kan menanti kau kembali

 

 

Lady Vhia

May 11th, 2000

Doaku

Ku buka lembar demi lembar hati

Ku cari dan terus mencari

Satu rasa yang dulu pernah hilang

Tertimbun di dasar hati yang paling dalam

Dan kini baru kusadari

Rasa itu masih ada

Dan rasa itu semakin bertambah

Seiring kebersamaan

Ya Robbi…

Sinarilah cinta kami dengan cahaya-Mu

Tunjukkanlah cinta kami di jalan-Mu

Dan bisikkan selalu di hatinya

Aku selalu menyayanginya

 

 

Lady Vhia

Feb 06, 2000

Mengharap Rizky

Ku tak tahu mengapa rasa itu hadir

Rasa yang dahulu pernah hilang

Terhempas ke sudut hati yang kelam

Seiring dengan bergulirnya sang waktu

Dan kini kembali hadir dan bersemi di dalam hati

Ku harap ini akan menjadi Rizky yang terbaik

Yang Dia berikan di dalam hidupku

Ku harap ini yang terakhir untukku

Dan menjadi anugerah terindah yang ku miliki

Tuhan… dengar pintaku…

Ku memohon selalu dalam sujudku

Jagalah hati kami berdua

Agar kelak kan ku raih bahagia

Bersama…

Berdua meraih cita…

Menggapai asa…

 

 

Lady Vhia

Jangan Meragu

Seharusnya engkau mengerti

Terkadang cinta tak perlu kata-kata

Terkadang cinta tak selalu terucap

Karena kata-kata tak selmanya indah

Murni dan tulus dari lubuk hati

Yang paling dalam

Engkau boleh ragu bila bintang menyala

Ragukanlah mentari bisa beku

Tapi jang pernah ragu sekejap pun

Akan kesetiaan cintaku…

Tapi bukan salahmu

Jika kau menjadi ragu

Saat ini juga aku datang

Tuk katakan padamu

Bahwa aku sayang padamu

Setulus janji hati ini

Tuk selalu setia menanti

 

 

Lady Vhia

March 29th, 2000

HARAP HAMPA

Dingin malam…

Ku rasakan membekukan langkah kakiku.

Langkah kaki yang tak pernah redam.

Mencari butir-butir arti yang kaku.

Ya…

Andai ada sedikit terpercik nyawa api mala mini.

Ingin sekali ku turut dalam dekap hangatnya.

Rebah larut dalam kehangatan hakiki.

Tapi sangat jauh ku tersungkur tak menggapai.

Walau seluruh jari tanganku coba meraih.

Sadarku ingin terus menggapai.

Raih sedikit senyum hangat tanpa letih.

Demi sebuah mimpi yang tak termiliki.

Demi sebuah harap tanpa membeku.

Demi sebuah cita tanpa arti.

Dan sedih menjadi teman  yang membisu

#Tentara Langitku#

Langkah kakimu takkan terbekukan oleh dinginnya malam.

Takkan pula teredam oleh gelapnya malam.

Saat kau cari butiran arti yang kaku.

 

Ada sedikit percikan nyawa api di malam ini.

Namun tak pernah kau sadari itu.

Membuatmu tak terdekap dalam hangatnya.

Membuatmu tak larut dalam kehangatan yang hakiki.

 

Kamu terlalu angkuh…

Karena hatimu telah tertutup duka.

Dan dirimu terselubungi nista.

Padahal sinar itu ada di depanmu.

 

Sinar yang membuat mimpimu menjadi termiliki.

Sinar yang membuat harapmu tak membeku lagi.

Sinar yang memberi arti pada sebuah cita.

Sinar yang menjadikan sedih sebagai teman sejati.

 

#Lady Vhia, November 18, 2009 at 12:52am

RINDU YANG DULU

Dulu kamu begitu ceria di depanku.

Dulu kamu tak pernah berhenti tersenyum untukku.

Dulu kamu selalu menghapus dukaku.

Dulu kamu tak pernah membuatku bersedih.

 

Dulu selalu ada bahumu saat aku menangis.

Dulu selalu ada tanganmu saat aku terjatuh.

Dulu selalu ada lenganmu dalam tidurku.

Dulu selalu ada dekapmu saat dukaku.

 

Dulu selalu kita berbagi cerita.

Dulu selalu kita berbagi suka duka.

Dulu selalu terasa indah saat bersamamu.

Dulu selalu ada kamu kalau ada aku.

 

Aku rindu kamu yang dulu…

Sangat teramat aku rindu…

Namun tak juga kamu mengerti.

Bahwa aku rindu…

 

#Lady Vhia, November 18, 2009 at 01:01am

Previous Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.