Perjalanan Jiwa
19 Nov 2009 Leave a Comment
Bila ku pejamkan mata
Sepertinya kamu ada disini
Kau tersenyum penuh rindu
Membuat aku amat bahagia
Namun saat ku tersadar
Kembali sepi rasanya hati
Hingga malamku merenggut pagi
Ku gelisah di lorong kotamu
Apakah kau merasakan
Birunya hatiku di sini
Tanpa kehadiranmu di sisi
Kadang hati bertanya pada rembulan
Masihkah ada harapan cintaku?
Namun di atas sana
Rembulan masih saja membisu
Begitu mungkin perjalanan jiwaku
Sehingga terasa mencekam kalbu
Lady Vhia
May 11th, 2000
Doa Malam
19 Nov 2009 Leave a Comment
Di malam yang sunyi
Ku menghadap-Mu Yaa Rabbi…
Ku bersujud memohon
Mengharap perlindungan-Mu
Di atas katifah biru ini
Ku menangis tuangkan resah
Mengharap ketenangan
Dan kedamaian dari-Mu Illahi
Di kelamnya malam
Kembali ku merindu-Mu
Mengharap tuk kembali
Di buaian kasih-Mu
Tuhan…
Ingin ku bersama-Mu
Berada di pangkuan-Mu
Terlelap dalam buaian-Mu
Dan meninggalkan dunia
Yang penuh kemunafikan
Lady Vhia
July 01st, 2000
Disini…
19 Nov 2009 2 Comments
Disini…
Di malam yang kelam ini
Sang merpati terpuruk sendiri
Tanpa ada yang menemani
Disini…
Di sangkar emas ini
Sang merpati meratapi nasib
Tanpa ada seorang yang mengerti
Disini…
Terpuruk lemah sang merpati
Tinggalkan hidup ini
Tanpa ada daya tuk bertahan
Lady Vhia
July 14th, 2000
Merpati Kecil
19 Nov 2009 Leave a Comment
Merpati kecil terbang sendiri
Membawa luka di hati
Mencari damai di hati
Tinggalkan dunia nan sepi
Merpati kecil terbang sendiri
Lepaskan rindu di hati
Relakan kasih pergi sendiri
Tuk mencari satu arti
Merpati kecil terbang sendiri
Lupakan lara di hati
Sambut esoknya hari
Yang kan lebih berarti
Lady Vhia
14/07/2000
Menunggu Janji
19 Nov 2009 Leave a Comment
Kau gores lembar demi lembar hati
Dengan tinta indah berwarna-warni
Yang selalu membuatku rindu
Untuk selalu dekat denganmu
Kini kau telah jauh
Kau bawa semua rinduku
Tuk meraih asamu
Dan kembali padaku
Kan ku tunggu kau di sini
Bersama janji yang kau ucap
Dan biru hati ini
Kan menanti kau kembali
Lady Vhia
May 11th, 2000
Doaku
19 Nov 2009 Leave a Comment
Ku buka lembar demi lembar hati
Ku cari dan terus mencari
Satu rasa yang dulu pernah hilang
Tertimbun di dasar hati yang paling dalam
Dan kini baru kusadari
Rasa itu masih ada
Dan rasa itu semakin bertambah
Seiring kebersamaan
Ya Robbi…
Sinarilah cinta kami dengan cahaya-Mu
Tunjukkanlah cinta kami di jalan-Mu
Dan bisikkan selalu di hatinya
Aku selalu menyayanginya
Lady Vhia
Feb 06, 2000
Mengharap Rizky
19 Nov 2009 Leave a Comment
Ku tak tahu mengapa rasa itu hadir
Rasa yang dahulu pernah hilang
Terhempas ke sudut hati yang kelam
Seiring dengan bergulirnya sang waktu
Dan kini kembali hadir dan bersemi di dalam hati
Ku harap ini akan menjadi Rizky yang terbaik
Yang Dia berikan di dalam hidupku
Ku harap ini yang terakhir untukku
Dan menjadi anugerah terindah yang ku miliki
Tuhan… dengar pintaku…
Ku memohon selalu dalam sujudku
Jagalah hati kami berdua
Agar kelak kan ku raih bahagia
Bersama…
Berdua meraih cita…
Menggapai asa…
Lady Vhia
Jangan Meragu
19 Nov 2009 Leave a Comment
Seharusnya engkau mengerti
Terkadang cinta tak perlu kata-kata
Terkadang cinta tak selalu terucap
Karena kata-kata tak selmanya indah
Murni dan tulus dari lubuk hati
Yang paling dalam
Engkau boleh ragu bila bintang menyala
Ragukanlah mentari bisa beku
Tapi jang pernah ragu sekejap pun
Akan kesetiaan cintaku…
Tapi bukan salahmu
Jika kau menjadi ragu
Saat ini juga aku datang
Tuk katakan padamu
Bahwa aku sayang padamu
Setulus janji hati ini
Tuk selalu setia menanti
Lady Vhia
March 29th, 2000
HARAP HAMPA
18 Nov 2009 Leave a Comment
Dingin malam…
Ku rasakan membekukan langkah kakiku.
Langkah kaki yang tak pernah redam.
Mencari butir-butir arti yang kaku.
Ya…
Andai ada sedikit terpercik nyawa api mala mini.
Ingin sekali ku turut dalam dekap hangatnya.
Rebah larut dalam kehangatan hakiki.
Tapi sangat jauh ku tersungkur tak menggapai.
Walau seluruh jari tanganku coba meraih.
Sadarku ingin terus menggapai.
Raih sedikit senyum hangat tanpa letih.
Demi sebuah mimpi yang tak termiliki.
Demi sebuah harap tanpa membeku.
Demi sebuah cita tanpa arti.
Dan sedih menjadi teman yang membisu
#Tentara Langitku#
Langkah kakimu takkan terbekukan oleh dinginnya malam.
Takkan pula teredam oleh gelapnya malam.
Saat kau cari butiran arti yang kaku.
Ada sedikit percikan nyawa api di malam ini.
Namun tak pernah kau sadari itu.
Membuatmu tak terdekap dalam hangatnya.
Membuatmu tak larut dalam kehangatan yang hakiki.
Kamu terlalu angkuh…
Karena hatimu telah tertutup duka.
Dan dirimu terselubungi nista.
Padahal sinar itu ada di depanmu.
Sinar yang membuat mimpimu menjadi termiliki.
Sinar yang membuat harapmu tak membeku lagi.
Sinar yang memberi arti pada sebuah cita.
Sinar yang menjadikan sedih sebagai teman sejati.
#Lady Vhia, November 18, 2009 at 12:52am
RINDU YANG DULU
18 Nov 2009 Leave a Comment
Dulu kamu begitu ceria di depanku.
Dulu kamu tak pernah berhenti tersenyum untukku.
Dulu kamu selalu menghapus dukaku.
Dulu kamu tak pernah membuatku bersedih.
Dulu selalu ada bahumu saat aku menangis.
Dulu selalu ada tanganmu saat aku terjatuh.
Dulu selalu ada lenganmu dalam tidurku.
Dulu selalu ada dekapmu saat dukaku.
Dulu selalu kita berbagi cerita.
Dulu selalu kita berbagi suka duka.
Dulu selalu terasa indah saat bersamamu.
Dulu selalu ada kamu kalau ada aku.
Aku rindu kamu yang dulu…
Sangat teramat aku rindu…
Namun tak juga kamu mengerti.
Bahwa aku rindu…
#Lady Vhia, November 18, 2009 at 01:01am

New Comments